Selasa, 22 Desember 2015
“Ta tgl 24 – 27 ini Gita
nggak ada rencana kemana gituh, ayok dong masa kita nggak kemana-mana, bete
kalii." Rengek sahabatku yang biasa ku panggil Uni itu ^^
"hmmm kemana yaaa un" Jawabku kurang antusias karena memang belum kepikiran mau kemana liburan akhir tahun
ini. Pikiranku akhir-akhir ini agak sedikit dipenatkan dengan kerjaan, tugas-tugas
kuliah, dan PPL. Malah tadinya, ketika membaca pengumuman libur akhir tahun hanya
“assiikk bisa istirahat” yang
terbesit.
Kira-kira menjelang siang, kepikiran juga
ajakan uni untuk liburan,
“...un ayok liburan, kemana yaa, jangan yang jauh-jauh tapi yaa, kan tanggal 28 kita masuk lagi.”
“horeee !!! gitu
dong, nanti uni ajak Iqbal yaa temen baru uni orang Pantos, orangnya baik koq.”
Jawab uni kegirangan.
“siapa lagi nih
Iqbal...” Tanyaku dalam hati.
“iyaaa deh, tapi kita mau kemana, pengen hiking
deh udah lama nggak.” sambungku kemudian.
“yaah uni pengennya
snorkeling, wisata laut, yaudah terserah Gita deh yang penting liburan, Gita
aja yang cari2 di internet yaa, kalo dapet langsung daftar aja...”. Jawab
uni nggak mau repot.
“ujung2nya
gw lagi yang bertugas searching2.”
Setelah tanya-tanya referensi sedikit ke beberapa teman,
dan hunting2 di Google, akhirnya dapatlah “Paket Wisata Anak Gunung Krakatau
via Funtrip” ini. “Pas banget nih ada
happy hiking plus wisata lautnya jugak.” Singkat kata, jadilah aku, teman
kampusku Restu, uni Neli, dan Iqbal berangkat ngetrip.
Sekilas tentang Krakatau
Krakatau dahulu merupakan kepulauan berupa pegunungan
vulkanik aktif yang berada di selat sunda, antara pulau Sumatera dan pulau Jawa. Gunung Krakatau sudah ada sejak zaman purba dan pernah terjadi letusan.
Berdasarkan situs wikipedia, catatan mengenai letusan Krakatau Purba diambil
dari sebuah teks Jawa Kuno yang berjudul Pustaka Raja Parwa yang
diperkirakan berasal dari tahun 416 Masehi.
![]() |
| a view from boat |
Pada tanggal 27 Agustus 1883, terjadi letusan mahadahsyat
(skala VEI/Volcano Eruption Index = 6.0) yang menghancurkan 60% tubuh Krakatau
di bagian tengah, sehingga terbentuk lubang kaldera sepanjang 7 km dan
menyisakan 3 pulau kecil, yaitu Pulau Rakata, Pulau Sertung, dan Pulau Panjang.
Letusan Krakatau tersebut dapat terdengar hingga 4600 km.
Pada tahun 1927, kurang lebih sekitar 43 tahun setelah Gunung Krakatau meletus, muncul gunung api atau Anak Krakatau yang masih
aktif. Kecepatan pertumbuhan tingginya sekitar 20 inci per bulan. Setiap
tahun ia menjadi lebih tinggi sekitar 20 kaki. Ketinggian Anak Krakatau saat
ini adalah 450 meter. Namun sejak letusan gunung Anak Krakatau tahun 2011, para
wisatawan tidak lagi dapat pergi ke puncak Anak Krakatau. Saat ini, para wisatawan
hanya dapat mendaki sampai di ketinggian sekitar 200 meter /
pos terakhir.
Hmmmmm jadi nggak
sabar yaaa ingin cepat-cepat kesana, dan pulau-pulau kecil nan indah di
sekitarnya, Mariiiiiiiiii !!!! heheh
Keberangkatan 24 Desember
2015
Kami berempat janjian di Bekasi Timur tepatnya di Halte
Depsos untuk naik Bus ke Pelabuhan Merak. Restu, Uni & Iqbal yang belum sempat aku kenalkan ini, ternyata sampai terlebih dahulu di TKP. Setelah aku sampai, mereka melemparkan senyum senyum simpul, tanda sudah berkenalan sendiri hehehhe.
Setelah setengah Jam
menunggu, kira-kira Pukul 17:45, akhirnya bus tujuan Merak pun datang.
Perjalanan terbilang cukup lancar, kira-kira pukul 21:00 kami sudah sampai di
Merak. Awalnya agak canggung juga sih liburan bersama beberapa orang yang belum
kami kenal, karena menurut pihak funtrip, trip kami ini trip gabungan, ada
sekitar 20an orang yang akan bersama-sama dengan kami. Setelah menghubungi Bang
Riki, TL kami ( sebenarnya Bang Riki ini TL dadakan, karena TL dari funtrip
berhalangan hadir ) akhinya bergabunglah kami dengan rombongan.
![]() |
| waiting for the Ship |
Pukul 23:00 kami siap-siap “take off” menuju Pelabuhan Bakauheni, Lampung. Antriannya cukup
panjang, maklum musim liburan. Setelah berhasil masuk, dan cari-cari spot
nyaman (untuk stay selama kurang lebih 3 jam) akhirya kami memilih lantai
paling atas kapal. Di sana kami berkenalan dan gabung dengan sebagian rombongan, ada Anton
& Bang Fikri yang masing-masing ngetrip sendirian, dan ada Candra & gita pacarnya (samaan namanyah ^_^)
Angin di atas kapal memang agak kencang, dan Iqbal yang katanya tidak kuat terkena angin malam ini memutuskan untuk cari spot di bawah.
![]() |
| Langit dan angin malam dari atas Kapal |
Lucunya, setelah sudah PW (posisi wenak) di lantai paling atas, tiba-tiba gerimis melanda gaes. Akhirnya aku, Uni,
& Restu panik turun untuk cari spot di bawah. And guess what, kami sama
sekali tidak menemukan spot kosong, akhirnya setelah menunggu beberapa lama, kami naik ke atas, bergabung kembali dengan Bang Fikri dan Anton. "Untung belum ada yang nempatin
tempat yang tadi."
Sampai di Pelabuhan
Bakauheni
Sesampainya di pelabuhan kira-kira pukul 04:30 pagi, Bang
Riki sang TL mempersilahkan kami bagi yang ingin ke toilet atau sholat subuh
terlebih dahulu sebelum melanjutkan perjalanan. Aku yang kebetulan sedang berhalangan (udah hari-hari terakhir
sih) menunggu Uni, Restu dan Iqbal solat subuh di depan Musholah di dalam
pelabuhan yang sempit dan penuh itu, prihatin juga sih sama infrastrukturnya, tapi yaaahh, sudahlah.
Setelah rombongan berkumpul semua, kami langsung diantar
menggunakan mobil carry semacam mikrolet untuk menuju Dermaga Canti. Kurang lebih 30 menit kami diperjalanan ditemani pemandangan cantik Bakauheni, membuatku yang tadinya mengantuk menjadi fresh kembali.
Udara pagi yang sejuk, hamparan tanah hijau yang luas,
view pegunungan dan laut yang indah. “waaahhhh
akhirnya liburan beneran nih.”
Sampai di Dermaga Canti
Kira- kira pukul 06:40 pagi kami sampai juga di Dermaga
Canti, kami berempat dan beberapa orang
dari rombongan mulai deh jeprat-jepret ber”selfie” ria.
![]() |
| Jum'at pagi di Dermaga Canti |
Puas foto-foto, lalu aku menemani Uni, Iqbal dan Restu untuk sarapan di warung yang tidak jauh dari
Dermaga.
“kenapa ta’ nggk mau sarapan..?”. tanya Uni.
"tau Gita nanti masuk angin
loh” . Iqbal ikut-ikutan.
Aku cuma cengar-cengir sambil sibuk mencari charger di dalam tas.
On our way to Anak Krakatau
Sekitar pukul 08:00 pagi, kami naik kapal kecil menuju Anak
Krakatau. Selama menuju kesana kami berkenalan dengan sepasang muda mudi yang
romantis dan ramah, Shifa - Kemal. Ada juga Fari, Hari si Bang Arab dan kawan-kawan mereka. Yeaayy nambah lagi nih teman kita
seru-seruan bareng di trip ini.
![]() |
| kenalan sama Fari, Bang Arab, dkk and Shifa Kemal |
![]() |
| ciee, udah mulai akrab :P |
Oh iyaa Sebenarnya di agenda awal, hiking ke Anak Krakatau itu ada dihari ke dua, tetapi karena pagi itu cuaca sedang sangat bersahabat, akhirnya hiking ke Anak Krakatau dimajukan ke hari pertama.
Hiking unyu Anak Krakatau
Begitu tiba di pulau Anak Krakatau sekitar pukul 11:30, kami dibagikan santap siang sebelum hiking. Sebungkus menu sederhana, nasi putih dengan ikan tongkol, sambal teri kacang, plus sayur asam ( yg nggak ada asam2nya itu, lols ) terasa begitu nikmat, dimakan di bawah gunung Anak Krakatau, ditemani semilir angin laut Selat Sunda yang sejuk.
![]() |
| finally here... |
![]() |
| with Restu and Bang Fikri |
![]() |
| seru banget makan ala-ala Pramuka nya Anton dkk |
Berhubung batas aman Anak Krakatau yang bisa kami daki alias pos terakhir itu hanya di ketinggian 200an meter, membuat pengalaman hiking kami tidak terlalu berat dan
cukup menyenangkan, kami sering berhenti untuk menikmati pemandangan laut Selat Sunda dan pulau-pulau kecil di sekitarnya dari atas gunung.
![]() |
| siap hiking cantik.. |
![]() |
| accidentally travel mates |
![]() |
| cute moment |
![]() |
| orang Padang ketemu di Krakatau |
![]() |
| si Uni ngasoh |
![]() |
| ini Bang Riki, makasih udah porterin tas akyu |
![]() |
| wefie pake kamera Fari... |
By the way beberapa meter menuju batas summit , kami dihadapkan dengan track pasir. Sebenarnya aku sedikit phobia dengan pijakan keatas yang curam, jadi agak kesulitan ketika turun. Tetapi untungnya ada Anton, sesosok anak muda kece yang baik hati ini dengan sabar membantuku melewati track pasir. hehehe
Snorkeling di Lagoon
Cabe & Cemara satu
Setelah puas hiking dan foto-foto unyu di Anak Krakatau, selanjutnya kami menghabiskan hari pertama ini dengan bersnorkeling ria di dua snorkeling spot sekaligus yaitu Lagoon Cabe dan Cemara satu. Aku hanya nyemplung sebentar dan lebih banyak jadi photographernya Uni dkk yang lagi nyemplung.
| Uni siap nyemplung |
![]() |
| Bang fikri dan Bang Arab akrab. |
Kelapa Ijo
Senja hampir berlalu dan malam kian menjelang saat kami akhirnya dibawa ke Pulau Sebesi untuk bermalam. Setelah bersih-bersih
diri dan makan malam, aku, Uni, Restu dan Iqbal memutuskan untuk nongkrong
sebentar menikmati air kelapa ijo, di warung kecil samping penginapan. Ternyata
di sana sudah ada Bang Fikri, Fari, Bang Arab, dan Shifa-Kemal yang nyolong start, tidak berapa lama baru
muncul Anton.
Sembari menikmati air kelapa, Uni yang
kocak klop sekali bertemu Hari alias Bang Arab yang ternyata sama-sama dari
Padang. Kami pun saling bertukar nomer handphone dan social media, yang pada akhirnya tercetuslah ide membuat grup di Whatsapp, untuk
ngetrip bareng lagi next time. Setelah mikir-mikir apa yaa nama grup
nya...eventually jadilah “KELAPA IJO”
hehehe.
![]() |
| segerrr..... |
Anggota intinya, aku sebagai grup admin, Uni Nely, Restu, Iqbal, Anton, Fari, Bang Arab, Bang Fikri, pasangan Shifa-Kemal dan Candra-Gita. Yuukk lihat satu-satu penampakan mereka !!!
![]() |
| Hari a.k.a Bang Arab si pecinta kucing |
![]() |
| Uni banyak gaya |
![]() |
| Bang Fikri si hitam manis perpaduan cool + konyol |
![]() |
| Anton si Mr. Nice Guy |
![]() |
| Restu happy main di gunung |
![]() |
| pasangan romantis Shifa-Kemal |
![]() |
| Chandra - Gita couple |
![]() |
| Iqbal sok cool .. |
![]() |
| nggak ada foto nya yang sendiri, ini dia si Fari yang di tengah. |
![]() |
| inih aku...single and mingle heheu |
Cuaca malam itu terasa pengap, angin laut pun sama sekali
tidak terasa. Aku, Uni, Restu, Iqbal, Anton, Bang Fikri, dan Shifa-Kemal beranjak
dari warung Kelapa Ijo untuk duduk-duduk di pinggiran dermaga.
Sempat foto-foto sebentar tak jelas, tiba-tiba datang Bang Iwan, salah satu rekannya Bang Riki si TL yang juga penduduk asli pulau Sebesi. Bang Iwan PHP-in kami dengan menawarkan charter “kereta mini” (mungkin sejenis mobil bak, atau mobil jeap yang suka buat offroad, atau sesuatu yang menyerupai odong-odong, entahlah) keliling pulau.
“daripada bengong ayook naik kereta mini” kata Anton. Kami semua pun antusias setuju mau naik kereta mini.
“Oke, sebentar yaaa” sambut Bang Iwan.
Setelah menunggu kurang lebih dua puluh menit ( sambil dengerin uni nggak jelas main
ukulele), Bang Iwan datang dengan kabar yang mengecewakan, entah
karena sudah malam, atau tidak bisa sewa dadakan, kami pun batal naik “kereta
mini” keliling Pulau. Lalu kami semua memutuskan kembali ke penginapan untuk
beristrahat.
Sabtu pagi di Sebesi
Aku dan Restu tidak ingin melewatkan udara pagi
pantai pulau sebesi. Uni masih di kamar, katanya sih kaki kanannya agak
sedikit sakit. ( uni terlalu semangat sih
waktu snorkeling, hehe... ).
![]() |
| Sebesi's sunrise |
![]() |
| ..and after all, yess I'am Happy :) |
![]() |
| cantik...bunganyaaa |
Snorkeling di antara Pulau Sebuku Besar & Kecil
Setelah sarapan dan beres-beres sebentar, berangkatlah kami
menuju snorkeling spot. Di hari ke dua ini, kami snorkeling di antara pulau Sebuku Besar dan Sebuku Kecil.
![]() |
| Gita 'ketawa' |
![]() |
| numpang endorse sist.. |
Pemandangan bawah laut di spot kali ini cukup jernih, membuat aneka batu-batuan karang dan ikan-ikan yang warna warni
terlihat jelas dari atas perahu. Spot kali ini arusnya juga lebih tenang, tidak seperti di lagoon cabe kemarin.
![]() |
| happy snorkeling... |
![]() |
| snorkeling snapshoot |
![]() |
| Bawah laut Sebuku... |
Indahnya Pulau
Umang-Umang
Setelah puas snorkeling di Sebuku, kami menuju pulau kecil
dekat Sebesi yaitu pulau Umang-umang untuk menikmati keindahan pantai pasir
putihnya. Aku, Restu dan Uni happy banget ceburan di pantai.
Sementara Iqbal duduk manis di atas pasir putih sambil cengengesan memperhatikan tingkah kami.
![]() |
| paling happy kalau main air |
Sementara Iqbal duduk manis di atas pasir putih sambil cengengesan memperhatikan tingkah kami.
![]() |
| Iqbal duduk - duduk manja |
Lagi asik-asik main air, Anton yang sedari tadi duduk bersama Uni dan Bang
Fikri sambil main pasir, tiba-tiba memanggil-manggil aku dengan semangat. Pantas saja perasaanku nggak
enak, ternyata mereka sedang menyiapkan galian pasir, iseng banget.... !!
![]() |
| pasrah dikerjain... |
![]() |
| macam raksasa yaah, aku gede banget di sini hiks :( |
![]() |
| beratan gw pastinya lah Bal.. |
![]() |
| ngilfeelin yaa gaya Abang satu ini..hihi |
Waktunya Kembali
Hmmmmm rasanya belum puas bermain-main di pantai pulau Umang umang, seandainya bisa lebih lama. Kami lalu kembali ke penginapan di Pulau Sebesi untuk packing.
![]() |
| such a paradise |
![]() |
| Restu betah nggak mau pulang |
| udahan dulu yaaa mainnya !!! :( |
Sekitar Jam 4 sore kami sudah di kapal kecil menuju Dermaga
Canti.
Sepanjang perjalanan menuju Dermaga Canti aku, Uni, Restu dan Iqbal
berpencar dari genk Kelapa Ijo, mungkin karena suasana kapal kecil yang agak
semrawut dan penuh. Aku dan Uni memilih duduk di depan sambil ngobrol-ngobrol
sedikit dengan Bang Riki. "gimana, happy
kan ? mengecewakan nggak ? tanya Bang Riki. "Seru koq Bang, nggak kecewa koq..” Jawabku dan Uni.
![]() |
| it will be missed |
Sempat mampir sebentar untuk beli oleh-oleh, sekitar
menjelang maghrib kami sudah sampai di pelabuhan Bakauheni. Kami sempat
foto-foto bersama terlebih dulu di pelabuhan sebelum pulang, kebetulan ada tempat
mendukung macam studio foto untuk foto farewell kami di trip ini.
Sekitar pukul
22:00 kami sudah tiba di pelabuhan Merak. Pamit-pamitan sebentar lalu kami
berpisah ke tujuan masing-masing.
~wish to see you again Kelapa Ijo, thank you for being a Great companion~
Source :

























































7 comments:
Lucuuuu jadi ketawa-tawa sendiri bacanya, jd g sabar untuk trip2 berikutnya...
Gita thank blognya keren...👍👍
Jadi pengin kesana
wah nembe maca...mantep.. dadi kepengin nganah....
episode berikutnya digawe maning..
hehe terimakasih udah baca :)
Hehe...iyaah bagus loh
heheh makasih uni... B aja ahhhh
terimakasih sudah berbagi cerita. iqbal adalah masa laluku. salam yah.. semoga dia ingat kita berdua pernah mendaki pulau condong nan sepi.. ahh sudahlah.. semoga dia mendapatkan jodoh yang baik.. hikhikhik
wakakakakakkkk
setuju banget sama ulasan singkate kang iqbal : sok cool .... jeng iqbal mana suruh komen sini hehe
Post a Comment