Total Pageviews

BAKSOS RAMADHAN KE MANHAJUR RIDHO

Alhamdulillah kita semua masih dipertemukan dengan Ramadan, bulan yang penuh berkah.

Tak ada yang banyak berubah dari Ramadan 1437 H kali ini, hanya saja para pegiat dakwah di DKM LG Electronics Indonesia cibitung yang tergabung dalam Yayasan AL Manaar Asyaamil yang jumlahnya sudah semakin berkurang ini, harus pintar-pintar mengelola waktu untuk tetap bekerja dengan baik, mengurus kegiatan-kegiatan DKM yang agak extra ketika Ramadan, dan tetap mempunyai waktu untuk keluarga tercinta di rumah.

Dan kali ini aku ingin menulis tentang kegiatan kami tgl 17 Juni 2016 kemarin yaitu, Baksos Ramadan di Panti Asuhan yatim, piatu, yatim piatu, dan dhuafa Manhajur Ridho.




Berlokasi di Jatimulya, Tambun Bekasi, Yayasan ini didirikan oleh Ust. Abdul Latif yang ketika tahun 2011 merasa tergugah melihat anak-anak yang kurang beruntung di sekitarnya tidak mendapatkan pendidikan dan banyak yang salah pergaulan.
Dengan prinsip “Karena Peduli adalah Solusi”, ia pun menampung anak-anak tersebut untuk diberi pendidikan dan diayomi baik dari pendidikan umum juga pendidikan agama. Tanpa berputus asa mengajak para dermawan untuk menjadi donatur bagi anak-anak asuhannya, Yayasan Manhajur Ridho saat ini sudah memiliki kurang lebih 30 anak asuh laki-laki dari kisaran usia 6 – 16 tahun yang datang dari berbagai kota di Indonesia termasuk dari Maluku.

Siang itu 03 Juni 2016, aku dan beberapa perwakilan dari DKM berkunjung ke Manhajur Ridho untuk survey baksos yang kedua. Kami disambut oleh Pak Ust. Abdul Latif dan istrinya Umi Iyoh yang bersahaja. 


bersama Umi iyoh ..


Disana kami mencatat  apa saja kira-kira yang mereka butuhkan, setelah sebelumnya berkeliling melihat suasana asrama dan ruang belajar.



rak buku mereka ...


aula


Ada beberapa anak yang mencuri perhatianku disana, salah satunya Mustamar. Usianya sekitar 10 tahun, kulitnya gelap, tubuhnya mungil dan wajahnya manis. Ia berasal dari Maluku. Tak banyak cerita yang bisa aku gali darinya, karena anaknya sangat pemalu. Yang aku tahu hanya mengajinya bagus, suaranya merdu, dan ia senang dititipkan disini.


Mustamar


Ada lagi seorang anak yang seumuran dengan Mustamar, aku lupa namanya. Ia berasal dari Tangerang Banten. Wajahnya cerah, kulitnya bersih, kedua orang tuanya sudah meninggal dan oleh keluarganya ia dititipkan di sini.

wajah sendu


Ada kegetiran dalam senyumku saat berinteraksi dengan mereka, dan menatap mereka satu persatu. Wajah mereka sesejuk kibasan angin yang banyak menyapa sore kami kala itu, seolah mereka tidak merasakan kepahitan yang terjadi dalam kehidupan di usia mereka yang masih sangat belia. Ada perasaan bersyukur yang tiada henti setiap moment seperti ini terjadi, aku lahir dan hidup dalam keluarga yang penuh cinta, tetapi mereka?. Tak ada seorangpun yang ingin lahir dan tumbuh tanpa sosok pahlawan yang biasa kita sebut Ayah, dan sosok malaikat yang kita sebut Ibu. Tetapi ini bukan pilihan bagi mereka, dan menjadi hidup adalah lebih penting. Mereka adalah pejuang, mereka tetap tersenyum dan kelak akan menyinari banyak kehidupan orang lain, Insha Allah.




Alhamdulillah dengan anggaran dari manajemen LG dan juga hasil fundraising yang melibatkan seluruh karyawan LGEIN cibitung, kami bisa memberikan sesuatu yang bermanfaat bagi para anak asuh Ust. Abdul Latif ini, Aamiin. 


Pak Joko kuadrat, Jok Set & Joko Mur

Om Rudy union

semoga bermanfaat

Acara tinggal menghitung hari, disela-sela pekerjaan yang enggan kompromi, aku, Bu unang, Pak Edi Jun dan panitia lainnya pun harus bergerak cepat, demi kelancaran dan keberhasilan acara ini.


Pak Edi Jun, ketua DKM 
senior-senior di DKM
senior-senior di DKM bersama anak bawang

Acara inti Baksos DKM, USR, dan CSR LGEIN Cibitung di Manhajur Ridho pun tiba. Pak Sopi salah satu anggota DKM yang dikenal pintar dan rendah hati ini mengisi ngabuburit kami dengan bercerita cerita-cerita islami untuk anak-anak panti, sambil sesekali diselingi nasyid yang dibawakan anak-anak dan juga quiz-quiz berhadiah untuk mereka.

the humble one Pak Sopi
ngabuburit

Setelah perwakilan dari management datang, acara diisi oleh sambutan-sambutan, dan penyerahan donasi secara simbolis yang di pandu oleh Bu Emmy selaku HR.



sambutan-sambutan

Pak Ust. Abdul Latif selaku tuan rumah juga memberikan kultum sambil menunggu waktu berbuka.
Adzan maghrib pun berkumandang. Kami semua riuh berbaur menyerbu tajil berbuka, senangnya melihat wajah-wajah happy mereka, menyantap hidangan yang mungkin jarang mereka rasakan. Setelah solat maghrib dan makan malam bersama, acara pun kami akhiri dengan sesi foto.      


Alhammdulillah Baksos berjalan lancar dan menyenangkan !!! :) 

"Aku (Muhammad SAW) dan pengasuh anak yatim kelak disurga seperti dua jari ini (Rasulullah SAW menunjuk jari telunjuk dan jari tengah dan merapatkan keduanya)" .
(HR Bukhari) 

No comments: