Total Pageviews

PULAU PAYUNG ( a sudden getaway ) ^^


Butuh destinasi liburan dadakan, dan nggak mengecewakan ?
Kalau kamu tinggal di Jabodetabek area, Pulau Payung adalah pilihan yang tepat gaes...


Akhir Juni lalu tepatnya masih dalam nuansa libur lebaran, Aku dan ketiga sahabat kuliahku yaitu Litha, Nova dan Esti liburan dadakan ke salah satu pulau di Kepulauan Seribu ini. Kenapa dadakan, karena ide ini muncul hanya seminggu sebelum kami berangkat. Berawal dari pertemuan terpisah kami beberapa minggu lalu saat aku sedang janjian dengan Nova dan Restu di Grand MM Bekasi. Lokasi kerja kami yang sama-sama di Bekasi, memungkinkan kami untuk bisa bertemu sewaktu-waktu. Berbeda dengan Litha yang kerja di Jakarta, sampai Bekasi dengan selamat saja sudah syukur alhamdulillah, boro boro ya bisa sempat mampir-mampir ^^. Sementara Esti yang kerjanya long shift membuat perempuan satu ini sangat sulit untuk diajak janjian karena schedulenya yang rumit ^^. Tetapi sungguh sangat mengherankan kala itu, Esti menyambangi Litha ke Senayan city (Mall sebelah kantor Litha) bersamaan dengan moment janjianku, Nova dan Restu. Akhirnya kami berlimapun bervideocall ria. Nah dari momentum tersebut kami sadar bahwa sulit sekali ada ocassion dimana kami bisa hang out together again setelah kami lulus.

Singkat kata jadilah kami memutuskan untuk segera berangkat liburan bareng dengan moto gak pake lama, gak pake mahal, gak pake jauh-jauh. Dan bisa ditebak kan siapa yang bertugas jadi EO nya..? the one and only ME ^^
Sudah lama mengincar Pulau Payung sebagai destinasi liburan setelah beberapa kali gagal, akhirnya tanpa berpikir panjang aku memilih pulau ini sebagai tempat quality time kami. (sayang Restu nggak bisa join karena prepare mau ke Sing (cie cie Etu))

Tentang Pulau Payung
Pulau payung Besar secara administratif termasuk bagian dari Kelurahan Pulau Tidung, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, Provinsi DKI Jakarta.




Pulau seluas 6,8 hektar ini memang tidak terlalu populer apabila dibandingkan dengan pulau-pulau lain seperti Tidung, Bidadari, Pari, dll. Berdasarkan cerita Pak Roni penduduk asli dan guide kami selama disana, pulau ini juga sering terlupakan oleh Pemerintah Daerah, sehingga dalam pembangunannya termasuk fasilitas untuk wisatawan, mereka (penduduk asli pulau) yang kerap kali bergotong royong, bahu membahu berinisiatif dan berkreasi sederhana untuk membuat pulai ini lebih menarik dan nyaman dikunjungi wisatawan. 

Padahal pulau berlaguna cantik dan berpasir putih ini keindahannya tak kalah dengan pulau pulau lain disekitarnya. Nggak percaya? Yuuukkk lanjut scroll kebawah ^^


wish you were here



2D1N RUNDOWNS
Kamis 29 Juni 2017
Gaes, namanya juga gak pake mahal, pagi hari kami nyebrang melalui Pelabuhan Muara Angke dengan boat alakadarnya yang harga perorangnya hanya 45rb rupiah saja. Nah kalau nggak mau irit-irit banget, lebih nyaman sih memang nyebrang dari Marina Bay Ancol, perorang sekitar 180rb menggunakan speed boat ^^.

Selama kurang lebih 2 setengah jam berada di atas kapal menuju Pulau Payung dengan obrolan yang ngalor ngidul, sesekali menertawai satu sama lain, dan bahkan menertawai penumpang lain dengan kelakuan mereka masing-masing^^ membuat waktu berjalan terasa cepat. Sesampainya di Payung Besar kami sudah disambut oleh Pak Roni, sang tour guide yang langsung mengantarkan kami ke homestay. Homestay yang kami tempati cukup nyaman dan bersih, worth it lah dengan harga yang tak seberapa kami bayar.





Tak lama setelah makan siang, kami langsung di ajak snorkeling ke Pulau Payung kecil.

jangan lupa dan jangan malas pakai sunblock yaa gaes sebelum snorkeling

cantiks

^^

it's me si kerudung merah ^^

Agenda snorkeling kami sempat dihiasi insiden mati totalnya Iphone Litha karena kemasukan air, walaupun sudah pakai underwater bag. Dan hal ini cukup membuat Litha mati gaya selama sisa trip ^^ cabal yaa sist^^. Jadi sebaiknya, kalau kalian hendak menggunakan camera handphone di dalam air, pastikan underwater bag milik kalian benar-benar resistance terhadap air dan anti bocor. 
Anyway gaes di agenda hari pertama ini tak hanya diisi dengan snorkeling, tetapi juga jelajah Pulau Payung Kecil yang cantik ini. 










It's not about where you go,
It's about who you with

Menjelang senja dari Pulau Payung kecil, kami diajak mampir ke Pulau Tidung. Mungkin karena peak season, keindahan Tidung kala itu tertutup oleh sesak wisatawan yang hadir. Berbeda dengan Pulau Payung yang masih syahdu, selain ramai pengunjung, banyak sekali penjaja makanan yang menggoda lidah di pulau ini. Tak lama berjalan memasuki Tidung, penciuman tajamku menangkap aroma otak-otak bakar, dan membuat kamipun tak kuasa mampir untuk mencicipinya. Belum selesai otak-otak bakar dibuat, Litha langsung menunjuk-nunjuk kedai bakso disebelah, gw mau bakso ahhhh katanya ^^ . Bagaikan dua orang yang latah, aku dan Nova pun ikut-ikutan pesan bakso sambil ngemil otak-otak yang masih panas. Sementara Esti, berburu agak jauh kedepan dan mendapatkan sepiring nasi goreng spesial dan sebungkus gorengan lengkap dengan cabai rawitnya.

Setelah kalap, semua santapan dilahap, seolah tak pernah terpuaskan, Litha pun masih ingin melipir ke kedai penjual milkshake manakala kami sedang berjalan kembali menuju boat. Dan Esti dengan gaya ibu tirinya, melarang keras Litha melepaskan hawa nafsunya tersebut ^^ , sungguh adegan yang menggelikan. Akhirnya dengan perut kekenyangan, baju lembab sisa snorkeling, dan kekecewaan Litha karena tidak dapat milkshake, kami pun melanjutkan perjalanan kembali ke Payung besar.

Ba’da Maghrib, pintu homestay kamipun kembali diketuk. Ternyata Pak Roni mengirim utusannya yaitu Andi, anak muda asli Payung untuk mengajak kami barbeque an dipinggir pantai. Jadilah malam itu kami habiskan dengan mengobrol dan mencicipi ikan bakar segar di pinggir pantai Payung Besar..what a great time ^^


Bulannya ngintip2..


Jum’at 30 Juni 2017
Hari kedua di pulau ini kami habiskan untuk jelajah Payung Besar dan memanfaatkan keindahannya untuk kami abadikan. Look at them gaes !

me by Litha

me by Nova

Litha's happy face

Esti's cute moment

Nova's candid version

cute ^^

hijab is our way squad ^^

Setelah menikmati keindahan pulau Payung Besar, menjelang siang kami lalu packing dan bersiap-siap menunggu boat yang akan membawa kami kembali ke pulau Jawa tercinta ^^.

I wish we will be gathered again soon in another special ocassion gaes (nextnya ke pulau lagi bersama pasangan dan anak-anak^^lucu kali yaaa)

Nah gaes jadi nggak perlu bingung-bingung kan kalau mau plesiran dadakan ... ke Pulau Payung aja ^^


see you 

2 comments:

Endah Kurnia Wirawati said...

Ahhh jadi kangen ke pulau ini..
Berenang pagi2 di lagunanya itu enak banget deh ahh..

Gita Scorini said...

Indah yaaa mbak...aku jg pengen kesana lagi deh...